Jenglot Pantai Selatan [2011]


setelah sukses bikin film slasher-slasher nggak jelas yang bakal muncul sekuelnya tahun ini berjudul air terjun pengantin 2, rizal mantovani kembali hadir dengan film horror seksi terbarunya yang bertitel jenglot pantai selatan. formula masih sama seperti yang dipakai di film air terjun pengantin atau taring. adegan berbikini ria super hot yang membuat 'berdiri'. serta sinematografi yang khas video klip. dan nggak ketinggalan, skenario yang dangkal.

bercerita tentang liburan yang, yah, kayaknya udah ada di film-film bahkan sebelum gue lahir. terus mengalami teror dari something entah manusia atau jenglot seperti yang film ini lakukan. jerit-jeritan. lari-larian. darah-darahan. pelis banget, apa sih yang ingin ditawarkan? oh, gue tahu, bodi bodi para cewek yang hampir semuanya berbikini, hampir disepanjang film. that's point!

dengan rilisnya film ini gue jadi bingung apa pro kontra undang-undang anti pornografi dan pornoaksi masih berlaku? haha, sumpah, melewati batas. meskipun nyeni, tapi tetep aja bisa gue bilang melanggar. kalo tau gitu nggak usah heboh deh waktu itu. karena hampir seisi film penuh dengan scene pamer lingerie. untung aja yang make seksi kayak wichita, debby ayu, febriyanie ferdzilla, celine evangelista dan gue benar-benar terhibur.

bisa gue bilang film ini terinspirasi dari film piranha 3D. bedanya, karena gak bisa bikin efek secanggih bule, diputarlah otak lalu jatuh pada pilihan dedemit lokal khas jawa; jenglot. gue nggak tau gimana bentuk jenglot karena gue pribadi nggak percaya ini mahluk beneran ada atau gimana, tapi gue pikir nggak gini-gini juga bentuknya.

kalo butuh tontonan yang menghibur, selain pamer bikini, lupakan film ini. 20 menit pertama masih oke. masih bisa gue terima. tapi setelah scene celine evangelista mati dicabik-cabik jenglot di tengah pantai dan jadi korban pertama. kok alur malah ngebosenin ya? gue nggak tahu mau dibawa kemana film ini. bahkan ketika satu persatu peran utamanya mati semua dan terjadi adegan hide and seek antar temmy (debby ayu) dan jenglot, gue nggak tahu mesti ngapain. antara mau muntah atau mencret di tempat. dan inilah jeleknya gue. udah tau kalo film sampah, masih juga di tonton.

dan yang bikin ketawa sampe pengen bentur-benturin jidat ke tembok, banyak banget kegejean yang melanda film ini. udah skenarionya dangkal, ngebosenin, geje pula. haha... rizal mantovani tuh buang-buang bakat dia aja deh.

daftar kegejean di film ini:

1. footage awal ketika diperlihatkan suasana riuhnya pantai (ada mas-mas yang mijetin mbak-mbak, cowok naik mobil-mobilan, muda-mudi voli, mbak-mbak berjemur) diulang dua kali dalam cerita yang berbeda. dan parahnya, nggak ada perubahan detail. oh, pelis!

2. scene tewasnya kemal dan nining kenapa ya? kok maksa banget tiba-tiba diperlihatkan mati dibunuh oleh si dukun yang mirip sama ki joko pinter.

3. ada dua penampakan bule disini. pertama penjaga pantai yang pamer bodi trus mati. kedua bule cewek yang pas liat trailer gue pikir luna maya. kayaknya nggak ada hikmah deh dari kehadiran mereka berdua. toh porsinya nggak begitu penting.

4. tujuan anak-anak ini ke pantai tuh geje banget. kalo di film-film luar kan jelas. misal selain tequila party bisa having seks atau apalah. tapi film ini berputar hanya di aksi jenglot membunuh cewek-cewek berbikini disini.

5. kalo suka piranha 3D dan slashernya si ikan brutal itu, lupakan ekspetasi besar pada film ini, karena penampakan sadis dari aksi cabik-cabikan jenglot sangat sampah. masa si jenglot cuma terlihat nempel di leher trus jreng-jreng... korban tiba-tiba diperlihatkan dalam keadaan terlentang bersimpah darah.

6. porsi eksekusi ber-hide and seek ria antara jenglot dan temmy over lama. dan berakhir dengan satu kata: maksa!

7. gue sempet bertanya sama tembok, ini jenglot jumlahnya berapa ya? kok bisa disini-disana, pindah sini-pindah sana secara tidak berkesinambungan. kok jadinya nggak jauh beda sama hehantuan narsis di film horror lokal sebelumnya?

8. scene ketika temmy dan rendy mencari temannya bikin gue pengen teriak dan nimpuk mereka pake panci. "WOI, CARI JANGAN DI SITU DOANG. MAU NI PANCI NYASAR KE MUKA LO?!?" habisnya udah teriak-teriak "josh, denis, kemal!!" tapi nggak kemana-mana malah diam diruang tamu. bisa kan cek dikamar-kamar gitu. kelihatan banget kalo sutradaranya menganut sistem not action talk only!

bisa gue bilang film ini tertolong dari sinematografi dan cara rizal nge direct yang nggak perlu diraguin lagi. masih berminat buat menonton? rasanya nggak perlu gue tanyain. gue jamin film ini masih akan terpajang posternya di bioskop dalam jangka 2 minggu kedepan. yah, inilah film yang hadir untuk komersil bukan untuk memperbaiki perbendaharaan film tanah air yang sudah mulai ditinggalkan penontonnya.

NB: kayaknya nggak perlu ada sekuel. adapun bakalan basi dan kelihatan kalo demi tujuan komersil doang.

rating 1.5/10

http://www.smileycodes.info

Rintihan Kuntilanak Perawan [2010]


Actually gue ogah banget ngereview film the king of moron, KKD, yang dulu-dulu. Tapi berhubung ada yang bilang kalo film ini jiplak film Hollywood arahan karyn kusama dan salah satu faktor ‘X’ nya dibintangi oleh bintang bokep binal dari amrik sono berlabel tera patrick, gue langsung aja tanpa basa-basi donlod filmnya. Dan ternyata benar adanya, film ini jiplak semua yang ada pada Jennifer's body-nya si megan fox. Oh my god. Sekali lagi gue ulangi biar efek dramatisasinya lebih kerasa, OH MY GOD?!?

Sebagai manusia berakal, gue bilang KKD memiliki akal dan pikiran yang rada nggak beres. Gimana bisa dengan bodohnya dia melakukan penjiplakan pada film seheboh Jennifer's Body yang belum lama ini VCD/DVD nya beredar di indoensia. Bikin gue heran gimana cara kerja otak dia. Apa udah korslet atau gimana. Yang pasti, parah banget.

Kalo jiplak jadi oke sih gak masalah. Minimal nyantumin di kredit title kalo based on ato remake lah. Tapi ini udah nggak bilang kalo jiplak, cerita dan kualitas film ancur pula. bahkan dengan pede dan sangat tidak perlu membayar mahal manusia bernama tera patrick. What the..?

Selain tera, film ini juga dibintangi janda memble si rhoma irama bertitel angel lelga, catherine wilson yang selalu pengen eksis dengan membintangi film kualitas sampah dan nggak ketinggalan andreano phillip, yang gak mempunyai bakat akting sama sekali.

and then setelah nyocokin cerita sama daftar pemain, gue pengen nimpuk muka KKD dan bagian casting pake tai. Jelas-jelas miscast terjadi disini. Hell, filmnya bercerita tentang kehidupan wanita virgin yang penampakannya masih lugu. tapi gimana bisa kelakuan sebinal dan bodi semlorot tera yang udah nggak kehitung berapa kali difu*k sama cowok selama hidupnya. Oh my.. mending suruh tera ngebokep aja daripada main film coz her acting is TOTALLY SUCK! Mending gue mencret daripada liat akting dia.

Selain itu kalo milih pemain disesuain dong. Jangan asal comot kayak dengan idiot nyuruh si janda memble, angel lelga, ngebacot inggris. Pelis banget deh, didengerin nggak enak tau!

Lupakan soal sinopsis, cara penyutradaraan dan hal-hal geje yang memenuhi seisi film karena nggak bakal gue kasih tau mengingat hal ini begitu membuang waktu. Karena film ini teramat lebe dari poster, tagline, judul yang nggak berhubungan dan lembaga sensor yang goblok meski bukan film esek-esek, tapi film ini—seperti film KKD yang udah-udah—sangat tidak layak konsumsi untuk diloloskan.

At least, sekali lagi gue memberi rating, yang cuma ada disini: 0 dari 10. yah, emang nggak perlu susah-susah ngasi angka untuk film nggak penting-penting banget kayak gini. Sekian dan terima kasih!

rating 0/10

http://www.smileycodes.info

Rindu Purnama [2011]


ditemani dua cewek hasil kopi darat dunia yang terbatas pada 140 karakter, twitter, gue menonton film yang menjadi debut penyutradaraan mathias muchus ini. ekspetasi gue sangat berlebihan mengingat produser film ini juga membawa nama 3 hati 2 dunia 1 cinta di ranah piala citra. padahal cuman produser aja, apa yang bisa dibanggain? kebetulan aja filmnya masuk FFI kan? so, seharusnya poster film nggak perlu selebai itu. apalagi tampilan posternya sangat banyak dipake film-film bertema sejenis. sebut saja ketika cinta bertasbih.

plot film ini dipecah menjadi dua bagian. pertama soal anak kecil bernama rindu/purnama (salma paramitha) yang tertabrak mobil surya (tengku firmansyah) ketika sedang dikejar-kejar satpol pp. semenjak tertabrak, rindu mengalami lupa ingatan ringan sehingga pak pur, sopir surya, tak tega untuk mengembalikannya di jalanan. padahal jelas majikannya tak suka dengan kehadiran rindu. tapi ketika tanpa sengaja mendengar ceramah di masjid tentang kebaikan menolong sesama, ada sesuatu berbeda yang membuat surya sadar, bahwa dia tak perlu harus membenci rindu seperti itu.

plot kedua bercerita tentang obsesi monik (titi sjuman), mantan cewek nerd yang berubah menjadi ambisius dan arogan setelah kuliah di US demi mendapatkan surya, orang kesayangan ayahnya diperusahaan. padahal sejak dulu jelas terlihat bahwa surya sama sekali tak mempunyai respon padanya. tapi monik tetap keukeuh dengan usahanya. hingga akhirnya dia tahu kepada siapa hati surya tertambat dan itu membuatnya semakin gila dalam berusaha. apalagi baginya, wanita pengurus rumah singgah bagi anak jalanan bernama sarah (ririn ekawati) sangat nggak pantas buat surya.

dan diramulah dua plot itu menjadi sebuah skenario oleh tangan dingin mathias muchus dan ifa isfansyah. tapi sayang aja, pengabungan dua plot terlihat mengganggu ketika diterjemankan ke dalam bentuk bahasa audio visual. entah itu soal pengeditan, cara penyutradaraan atau akting pemainnya yang...

to be honest, adegan pembuka film sangat menghibur. adegan lari-larian antara anak jalanan versus satpol pp. tapi ketika kredit judul rindu purnama terlihat, film ini mulai tak menarik. seperti yang udah gue singgung, akting pemainnya nggak all out. tengku firmansyah dan titi sjuman berakting sangat flat hampir tanpa letupan emosi. dialog mereka terlihat tak mempunyai nyawa. padahal mereka, terlebih titi sjuman, biasanya nggak pernah sedatar ini dalam berakting. bahkan ketika jadi bintang tamu di film khalifah.

akting anak kecilnya juga gitu. lebay semua deh a la sinetron. eh bukannya si pemeran rindu juga eksis duluan di sinetron intan ya? nangis-nangis tanpa tujuan. apa sih maksudnya? untung ada si kecil faril ramadhan yang terlihat unyu sebagai akbar dengan ingusnya yang kelihatan kalo ingus bohongan haha...

mungkin akting mereka nggak bakalan sebiasa ini kalo skenarionya lebih berbobot. gue nggak tahu deh apa yang ingin disampein sama film ini. sangat nggak ngena. bahkan dibeberapa scene terlihat hal-hal nggak berlogika seperti tak diceritakan bagaimana seorang gadis kecil lupa ingatan, bisa bertahan tanpa kelaparan. oke, di scene selanjutnya emang ada dialog kalo dia lapar, tapi kok ekspresinya biasa aja? dan film ini diperparah dengan hadirnya edwin dan jhody yang, astojim, ngapain sih mereka disitu? nyampah banget. adegan yang ada mereka dibuang juga gak masalah. terlihat tai dimata gue.

meski masih goyang-goyang, mathias muchus sepertinya bisa jadi sutradara berbakat kalo dia bisa lebih mengembangkan keahlian barunya selain berakting. kemampuannya dalam mengambil angle-angle kumuhnya kota jakarta terlihat sangat art. bikin gue deja vu sama film slumdog milionaire. terinspirasikah dia?

at least, gue sangat kecewa sama film ini. jauh dari ekspetasi gue. datar, datar dan datar. hampir mendekati kata membosankan. terlepas dari misi dan visi apa yang ingin dibawa mathias muchus dan mizan production kepada penonton indonesia. potret kemiskinan dan kumuhnya indonesia? cerita silly tentang cinta segitiga? jatuh bangun nasib anak-anak jalanan yang tak dilentarkan oleh pemerintah? padahal jelas tertera dalam pasal 34 ayat 1 yang berbunyi Fakir Miskin dan anak - anak yang terlantar dipelihara oleh negara. tapi mana buktinya?

Rating 3.5/10

http://www.smileycodes.info
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...