Hantu Sunat

Ini bukan judul film baru ya. Tapi kali ini gue mau review singkat dua film sekaligus yang beredar menjelang akhir tahun 2010. film pertama bergenre horror-komedi  sedang film kedua bergenre komedi doang tapi sama-sama memasukan unsur seksi di dalamnya. So, langsung aja baca bacotan gue dibawah ini.

Penganten Sunat [2010]


Film kesekian arahan rako prijanto yang bisa gue bilang paling ancur dari yang udah-udah. Sumpah, ceritanya parah banget karena jiplak mentah-mentah film korea A Tale of Legendary Libido. meski udah dirubah disana-sini, tapi tetep aja masih kelihatan. Kayak adegan kencing sampe keluar airnya kayak apaan tau, adegan cewek-cewek sekampung pada nafsu terus ngejar-ngejar japra karena tertarik sama alat kelamin yang super size and so on.

Dan hal diatas makin diperparah dengan akting semua, gue ulangi ya SEMUA PEMAIN,  yang kancut. Gak aming, gak mitha dan dara the virgin. Aduh, ngapain sih mereka semua. Pengen muntah gue. Terutama si dara tuh. Eh, tolong ya, gue tau ini proyek aji mumpung ketika lo tenar, tapi pelis banget dong tuh akting yang ekpresif dikit. Datar-datar-datar kayak intonasi suaranya. Belum lagi adegan adegan nudity maksa yang disensor, ya ampun, itu kan masih pake celana ketat. Nggak perlu gitu-gitu juga lah. plus seabrek adegan nggak penting binti maksa lainnya serta alur yang lompat-lompat.

Intinya film ini nggak banget. Aargh, untuk gue cuma nonton DVD nya. Nyewa pula. Coba kalo gue nonton dibioskop, pasti udah mencret gitu aja. Tambahan satu lagi, kenapa ya kalo ada rako prijanto disitu ada gary iskak? Dari ungu violet, d’bijis, krazy crazy krezy, merah itu cinta. Akrab bener. Jadi curiga gue…

Hantu Tanah Kusir [2010]


Miyabi come back! Dan lagi-lagi gak penting. Kehadiran dia Cuma teknik jualan film yang yah.. sampah seperti yang udah-udah. Film ini banyak banget bacot dan ribuan adegan maksa yang diharapkan lucu tapi sama sekali nggak lucu. Pengulangan-pengulangan yang biasa kita temui di film produksi maxima pictures ada disini semua. hasil akhirnya serba nanggung dari horror yang nggak nyeremin dan komedi yang garing abis. Beruntung scene akhir sebelum kredit title muncul membuat gue sedikit shock.

Gue kasian sama miyabi yang kayak orang bodoh disini. Dan tambah kasian sama yang jadi setan. Perasaan matinya biasa aja deh. Tapi kok setannya slaser bener pake putus-putusin kepala, congkel kornea mata dan kelupas pipi. Oh pelis, kenapa sih film Indonesia makin hari makin kayak gini.

For your information, kok posternya sepintas lalu mirip sama film premonition-nya Sandra bullock ya?

rating 1/10

http://www.smileycodes.info

Tak Bisa Dihentikan...


om eek raj kembali lagi pada film ketiganya di tahun 2011 ini. setelah pengen bunuh diri melihat film terakhir berjudul dedemit gunung kidul, gue makin syok karena nih orang nggak berhenti berkreasi dengan calon film-film kelas kloset *sori, sengaja*. sampe bisa bikin gue ngelus dada saking sabarnya gue dan ngebatin, kenapa sih ada orang kayak gini hidup? untuk memastikan hanya tuhan yang tahu jawabannya.

di film terbaru bertajuk POCONG MANDI MALAM SURO, dengan sangat ruar biasa om dheeraj mencuri hati bintang bokep luar negeri berlabel sasha grey setelah nggak sukses-sukses amat menjual tera patrick di rintihan kuntilanak perawan. dan yang bikin gue pengen bentur-benturin jidat ke tembok, kok mau-maunya sih tu bule. aha, harusnya gue gak nanya. kan jelas juntrugannya lari ke duit. apa deh selain itu? oh iya, liburan ke indonesia. haha gue mulai ngaco.

mengenai apa yang akan ditawarkan kayaknya nggak jauh kayak tai-tai sebelumnya. jadi tunggu aja apakah badan sensor film akan meluluskan film ini atau nggak. bau-baunya sih iya. dan kayaknya bakalan jadi kontroversi sama ormas-ormas yang gitu deh, banyak action tapi banyak juga nggak ngefek *ups, sori, no offense*

rasanya trik jualan bintang bokep akan makin marak tahun ini. denger seletingan sih bakal ada lagi tapi entah siapa lupa nama karena cuma sepintas baca pas sibuk ngebrowse. yang pasti sih bukan cuma hoax. indonesia gitu, apa sih yang gak mungkin. iya nggak seh, soal urusan film sampah, indonesia rajanya. i mean selama om dheeraj masih bisa leha-leha di negara gue.

sebenarnya nggak papa sih ni orang yang otaknya udah geser nyewa bintang siapa aja, tapi pelis dong ya, apa mesti hasil akhirnya nggak jauh dari tai? kenapa nggak ningkatin kualitas gitu dikit aja. kasian kan penonton indonesia yang membodohkan diri untuk menonton filmnya hanya untuk bahan olok-olokan. ya, HANYA UNTUK BAHAN OLOK-OLOKAN! anyway, setelah riset kecil-kecilan tanya sana-sini, gue speechless liat pengakuan segelintir orang yang DATANG KE BIOSKOP CUMA BUAT TERTAWA ATAU INGIN STRES SESAAT saat melihat film-film kelas tempat pembuangan akhir meneror 21.

iya, gue syok lho. apalagi pas ada yang bilang: "gini deh ya, kita gak bodo-bodo amat kok. kalo mau film bagus yah tinggal nonton aja di tempat lain. tapi kita nonton film ini (dedemit gunung kidul; red) karena pengen aja ketawa ngilangin stres dan puas caci maki. haha". gue langsung diem bentar. tarik napas. dan berlalu pergi. penonton indonesia udah pinter kok. iya kan?

Skandal [2011]


Dua hari sebelum film rilis secara regular, gue kena peringatan dari temen sesama movie blogger kalo anak kecil bau kencur dibawah umur gak boleh lihat, karena film ini khusus konsumsi 21 tahun keatas. Tapi gue sebodo amat ah. udah 18 tahun ini. Makanya gue nonton sama istri jadi-jadian gue yang umurnya malah masih 17 tahun. Ya sapa tau entar kalo nikah beneran kita gak sampe kayak gitu *stop, udah out of the topic!*.

Skandal bercerita tentang mischa (uli auliani), ibu rumah tangga muda yang cantik dan punya segalanya: aron (mike lucock) suami yang mapan serta seorang anak berumur 8 tahun bernama Michael. Sejak kepindahan mereka ke Jakarta, mischa mulai jarang diberi nafkah batin oleh sang suami. Aron selalu sibuk dengan urusan pekerjaan. Hingga akhirnya Mischa berpikir yang tidak-tidak. Apalagi anak buahnya di tempat kerja (febriyani ferdzille) berkata bahwa kemungkinan-kemungkinan seperti itu selalu ada. ditambah sosok sekertaris cantik (laras monca) yang selalu menemani aron kemanapun makin memperkuat kemungkinan itu. Diserang rasa frustasi yang berlebihan, takdir mempertemukan mischa dengan mantan pacarnya yang berprofesi sebagai seorang fotografer bernama Vincent (mario lawalata).

Dari pertemuan itulah apa yang tidak didapat dari suaminya, mischa dapatkan dari Vincent, sosok pria yang sanggup membuat hidupnya kembali berwarna. Tiada hari tanpa seks bagi mereka berdua. Hingga akhirnya mischa sadar dan harus menghentikan api yang sudah dia mulai kalau tidak ingin keharmonisan keluarganya tercoreng oleh sebuah dosa. Walau dia tahu api itu mulai menjalar kemana-mana.

Sebagai sebuah drama thriller dengan embel-embel seksi dibelakang, seperti merasakan kepuasan sendiri ketika menonton film ini ditengah serbuan film seksi sejenis yang hadir tanpa tanggung jawab sama sekali. Karena film-film itu selalu menyisipkan unsur panas tanpa adanya keterkaitan dengan isi filmnya. Lalu bagaimana dengan garapan terbaru jose poernomo ini? boleh gue bilang kalo film ini berbeda. Skandal memang film erotis, tapi bukan sekedar menjual keseksian murahan yang tercecer tanpa maksud. Skandal menyajikan semua secara jelas untuk memperkuat cerita. Dan berhasil. Meski pada awalnya sempat apatis juga.

Salut buat usaha jose poernomo yang mampu mengembalikan esensi sebuah tontonan dewasa yang pintar, nggak asal jadi serta memiliki sisi art yang layak mendapat kredit tersendiri. Lihat saja adegan “panas” yang sepertinya lulus sensor karena dibuat dengan cara fade in/fade out meski agak terlalu lama juga. jadi serasa lagi liat apaan gitu. but it’s okay lah.

Salut juga buat uli auliani yang mampu membuktikan bahwa dia nggak cuma modal bodi seksi eksotiknya doang. Tapi juga pintar berakting. Meski semua peran yang diambil stereotip dari beragam film murahan. Coba aja kalo dia bisa lebih pintar dalam memilih tawaran yang mampir padanya dan nggak asal eksis doang.

Sayangnya, meski sudah bisa dikatakan 65% persen berhasil, ternyata skandal masih memiliki cacat yang lumayan menganggu. Pertama dari pemilihan dua karakter pria disini. Entah kenapa mike dan Mario nggak begitu bisa terlalu eksplor untuk lebih mendalami karakter yang diberikan. Yang gue lihat sih nggak total aja meski masih dalam batas wajar.

Gangguan kedua datang dari scoring yang nggak pada tempatnya. Mungkin niatnya untuk membangun tensi ketegangan ketika film berubah kearah thriller, tapi entah kenapa jadi lebay. Nuansa yang diberikan jadi serasa film horror padahal nggak perlu segitunya juga kan? Dan gue pikir, masuknya lagu afgan disini nggak menganggu karena lirik dan alunan nadanya cukup pas dengan adegan. Menurut gue sih gitu, karena banyak yang complain soal ini.

terakhir datang dari beberapa plot hole serta scene yang nggak terjelaskan untuk apa kehadirannya. Seperti terror rekaman video yang terkesan numpang lewat untuk memperpanjang durasi. Juga scene hilangnya michael yang lebay jaya.

Melihat skandal seperti menemukan potongan-potongan puzzle dari film Hollywood sejenis macam fatal attraction, unfaithful dan mungkin love & other drugs. Tapi semua sedikit tertutupi dengan pengemasan jose yang cukup membedakan.

Sejauh ini, skandal adalah film layak tonton ditengah maraknya film nggak berguna yang memenuhi bioskop. Meskipun poster film harusnya bisa lebih nge art dan nggak semurahan ini. Apalagi taglinenya yang omaigod, nggak penting banget sih?

Dan dari film ini pula, gue punya best scene yang mungkin membuat skandal jadi menarik untuk ditonton. Scene slow motion ketika mischa akan mengangkat telepon dari vincet dimana dia sampai loncat dari kursi serta scene hide and seek di akhir film yang mencampur adukan masa lalu dengan sekarang. belum lagi bumbu twist yang sangat jarang dibuat untuk skenario film indonesia. sangat menarik!

rating 7/10

http://www.smileycodes.info
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...